Flag Counter

Sejarah dan Perkembangan Musik

Musik sudah ada sejak Zaman purbakala dan dipergunakan sebagai alat untuk mengiringi upacara-upacara kepercayaan. Namun karena perkembangan zaman yang cukup pesat musik bukan hanya dipergunakan dalam tujuan keagamaan, tetapi juga dipergunakan dalam urusan duniawi.

Cara Belajar anak

Pengaruh Musik Instrumental terhadap Hasil Belajar Matematika Namun pada kenyataannya, anak sekolah dasar di tempat peneliti melakukan penelitian tidak menyukai mata pelajaran matematika karena alasan tertentu.

Selembar Kertas untuk Armada

Awal terbentuknya Armada Armada bukanlah band baru di blantika musik Indonesia. Di tahun 2008, band yang saat ini berpersonil Rizal (vocal), Andhit (drum), Radha (gitar), Endra (bass), dan Mai (gitar) sempat merilis album berjudul ‘Balas Dendam’, bahkan sebelum itu mereka pun sempat mengagetkan dunia musik Indonesia dengan lagu mereka yang berjudul “Kekasih Yang Tak Dianggap”.

Geisha Idolaku Idolamu

Sejarah Terbentuknya Geisha Semula bernama Jingga, band ini terbentuk di penghujung 2003. “Awalnya, kami ini band SMU.

15 Nama Band Paling Aneh di Dunia

15 Nama Band Paling Aneh di Dunia - Bila dihitung Memang banyak sekali jumlah band-band yang ada di dunia,bahkan itu hanya band-band yang terkenal saja,belum lagi band-band yang belum atau tidak terkenal.

Minggu, 22 Februari 2015

Gadis Alang-Alang

Gadis Alang-Alang

SETIAP kali melintasi tanah kosong itu, mataku selalu berlari pada alang-alang yang daunnya melebat. Bunga tengah semarak, putih berbintik kecoklatan mirip sumbu kompor. Berayun setiap angin menerobos, membelah rimbun semak. Tak pernah berubah walau hujan dan kemarau silih berganti. Hanya warna daunnya saja yang bersalin rupa, dari hijau menjadi kuning

Ya, bila reinkarnasi itu benar ada, aku ingin menjelma sebagai alang-alang. Sejak kanak aku begitu terobsesi, dan pikiran ganjil seperti itu semakin mencuat di benak. Aromanya bila sudah mengering, terbitkan sensasi aneh pada syaraf penciuman. Sepertinya aku menghirup nafas kehidupan yang baru.

"Lastri, tak cari kemana-mana, ternyata kamu di sini, tho?" reflek kuputar leher, sosok lelaki klimis telah berdiri di samping. "Ayo, pulang!" tangan kekarnya menggamit lenganku.

"Eh, Mas Permadi. Sebentar, aku baru dapat sedikit,"

"Sudahlah, kamu nggak boleh capek. Harus istirahat!" Mata kami bersitatap, dan seperti biasanya aku tak bisa menolak. Sejenak, pantatku telah menempel di jok motor Mas Permadi, membawaku pulang ke rumah kontrakan

***

"Las, sampai kapan kamu kasih keputusan?" Mas Permadi kembali melontarkan tanya yang sama. Mungkin sudah ribuan kali keluar dari bibirnya.

"Bukankah aku sudah ambil keputusan, Mas?"

"Bagiku itu bukan keputusan. Karena tidak keluar dari kejujuran. Kamu membohongi diri sendiri!"

"Bagaimana Mas tahu kalau saya bohong?"

"Aku udah lama mengenalmu, Las. Kamu tahu itu. Ibaratnya sehelai rambut yang rontok dari kepalamu pun aku bisa merasakan." Aku memang tak bisa mengelak dari lelaki satu ini. Dialah orang yang selama ini menganggap keberadaanku di dunia masih ada. Apakah ia teramat menyanyangiku? Entahlah, yang pasti sampai detik ini, ia masih memburu jawaban atas permintaan yang mustahil kululuskan.

"Sudahlah aku tak mau memaksamu. Mas pergi dulu, masih ada narasumber penting yang harus kudatangi." Tak lama punggungnya telah lenyap, tinggalkan aku yang masih termangu.

Permadi, sosok lelaki itu menghiasi hariku lebih dari tiga tahun. Kala itu aku masih bekerja sebagai penyanyi salah satu bar di kawasan Kota. Majalah tempatnya bekerja, menugaskan meliput tentang kehidupan malam, khususnya kehidupan penyanyi bar sepertiku.

Semula, aku acuhkan permintaannya untuk wawancara. Bagiku, wartawan adalah profesi yang suka mengobok-obok dan turut campur urusan orang lain. Prinsipku waktu adalah uang, karena siangnya pun aku harus kuliah.

Peristiwa itu dengan cepat terlupakan, hingga suatu hari ada kiriman majalah yang dititipkan lewat salah seorang pelayan bar. Oh, ternyata kisahku muncul di sana. Aku hanya membaca judulnya saja, tak tertarik untuk menilik lebih lanjut. Buat apa, toh aku yang menjadi pemerannya.

"Terima kasih ya, Las. Edisi majalah yang memuat kisahmu terjual habis," tutur Mas Permadi di suatu malam ketika menemaniku menunggu giliran menyanyi. Lelaki itu sekarang sering berkunjung ke bar. Seminggu bisa tiga atau empat kali datang.

"Apanya sih yang menarik, Mas. Jujur, aku malu dengan kisahku sendiri,"cetusku datar. Kami berdua duduk di sofa sudut, di bawah temaram lampu.

"Banyak lho, pembaca yang mengirim surat. Bahkan ada yang telepon langsung ke kantor."

"Ah, respons mereka pasti jelek. Wajarlah, profesiku memang dianggap sampah oleh masyarakat."

"Otakmu itu selalu berburuk sangka melulu. Tak semuanya berpendapat begitu." Aku tersenyum kecut, tak peduli. "Emang ada sisi positif dari kisahku?"

"Mereka salut atas perjuanganmu. Siang kuliah dan malamnya bekerja pula. Apa nggak capek kamu?"

"Jelas capek banget, Mas." Aku berhenti sejenak menelan ludah, "Tapi tak selamanya aku sanggup bertahan di dunia malam ini. Dengan ijazah yang kudapat nanti, kelak aku bisa melamar kerja di kantor."

"Wah, hebat! Rencana yang brilian." Mata Mas Permadi berbinar, ada kejujuran tergambar di sana. Bisa ditebak, semenjak itu kami menjadi semakin akrab. Tak jarang ia mengantarku pulang setelah bar tutup. Membuatku sebagai seorang gadis menjadi terlindungi, walaupun nada-nada miring tak pernah surut terdengar. Cap yang terlanjur melekat tak mungkin terkikis. Wanita pekerja malam, apalagi di tempat hiburan dianggap wanita jalang.

Hubunganku dengan Mas Permadi bukanlah hubungan layaknya dua orang kekasih. Jujur aku teramat menyayanginya, lebih dari sekedar hubungan asmara. Ia kuanggap sebagai kakak kandungku, yang selalu melindungi di saat terhimpit masalah. Itulah salah satu alasan mengapa sampai detik ini aku selalu menggantung jawaban setiap Mas Permadi melontarkan tanya.

Aku bukanlah sosok yang tepat untuk menjadi pendamping hidupnya. Virus-virus kotor telah menyebar dalam ragaku. Saat masih menapak di dunia malam, diriku tak kuasa menolak godaan yang begitu menggairahkan. Jarum suntik telah merajam seluruh pembuluh darah, menerbangkan angan pada kesenangan sesaat.

***

Permadi, namaku. Dan seperti dalam kisah pewayangan, banyak gadis yang silih berganti dalam kisah kasihku. Sejak SMP kelas tiga, aku sudah mengenal pacaran, walau hanya sebatas cinta monyet. Berbagai tipe cewek pernah jadi kekasihku. Mulai yang lembut layaknya Dewi Woro Sembadra ataupun yang trengginas seperti Srikandi.

Sampai hari ini, aku tidak terima dengan alasan Lastri menolak lamaranku. Cinta itu memang buta, tapi mataku benderang ketika memutuskan untuk menikahinya. Aku temukan sesuatu yang bersinar pada dirinya. Begitu pula, keherananku masih tak terjawab mengapa Lastri begitu mengagumi alang-alang.

Bibir tipis merekah itu bertutur tentang liku-liku hidupnya yang mengharu biru. Lastri berasal dari sebuah desa berhawa sejuk di sekitar lereng Gunung Lawu. Selepas SMA, ia ingin mengubah nasib. Jakarta, adalah tujuannya. Dari layar kaca, gadis lugu itu menyaksikan betapa gemerlapnya kota metropolis. Walaupun bapak-simboknya enggan merestui, tekadnya sudah bulat. Berbekal tabungan dan alamat famili yang sudah dahulu merantau, Lastri berangkat memburu impiannya.

Cerita klasik terulang, harapan memang tak sesuai dengan kenyataan. Mencari pekerjaan di Jakarta, tidaklah semudah membalik telapak tangan. Hampir tiga bulan, Lastri lontang-lantung memburu pekerjaan. Uang tabungan berangsur mulai menipis, dan menumpang di rumah saudara terlalu lama tentu menimbulkan pakewuh.

Menginjak bulan keempat, lewat kenalan Lik Gimin, saudara sepupu ibunya, Lastri mendapatkan tawaran sebagai pelayan karaoke. Walaupun hatinya kurang sreg, ia menerima pekerjaan itu. Lastri yang lugu, kini harus berhadapan dengan realita metropolis yang kejam.

Kurang dari setahun, Lastri telah menjadi primadona tempatnya bekerja. Merasa telah mempunyai kemampuan yang cukup, Lastri mencoba melamar menjadi penyanyi bar. Nasib baik memayungi, ia diterima.

Dunia malam selalu menebarkan pesona, sekaligus jerat beracun. Ibarat Poison Ivy, sulur-sulurnya semakin memanjang, menariknya dalam pelukan memabukkan. Narkoba telah berhasil meninabobokkan Lastri. Semenjak mengenalku ia mulai menjaga jarak. Ia tahu aku tidak suka dan selalu cemburu bila dirinya berakrab ria dengan lelaki lain.

Benih-benih cinta semakin tumbuh rimbun di hatiku, tapi Lastri selalu mengelak bila kuutarakan perasaan itu. Tapi aku tahu, dari gerak-geriknya cintaku tak bertepuk sebelah tangan. Ah, perempuan memang jago memendam rasa…

Sampai suatu hari prahara itu merapat. Sudah seminggu aku tak bertemu Lastri karena harus meliput berita ke luar daerah. Bergegas aku ke kontrakannya, kudapati gadis itu begitu layu. Rambut masai, bibirnya pun pucat. Hanya sedan meluap setiap kali kutanya perihal penyakitnya.

"Mas…," tiba-tiba ia menubrukku ketika aku memutuskan berpamitan. Sontak kurengkuh tubuhnya, terasa ada yang lain. Mungkin selama seminggu kutinggal, makannya tidak teratur. Hingga tubuh Lastri yang langsing, kini menjadi begitu kurus.

"Ada apa, Las. Ayo cerita, bukannya kamu sudah menganggapku saudara?" Lastri tak menjawab, air matanya makin membanjir membasahi punggung. Kudapati tangannya mengenggam selembar kertas, spontan aku raih. Hasil pemeriksaan laboratorium kondisi kesehatan Lastri. Tuhan, apakah mataku telah rabun?Benarkah tulisan yang kubaca?Tidak!Lastri tidak mungkin terinfeksi virus terkutuk itu!

"Be…benar, ini Las?" bibirku bergetar. Kutegakkan kepala Lastri, mata kami bersitatap. Ingin kucari jawaban dari sepasang mata gadis alang-alang itu.

"Benar, Mas. Aku positif HIV," bisiknya lirih. "Menurut dokter terkontaminasi lewat jarum suntik." Luruh tubuhku, terduduk tanpa sadar. Rupanya selama ini Lastri telah berpura-pura di hadapanku. Janjinya untuk meninggalkan obat-obatan haram itu telah dilanggar.

"Apa, kamu masih mengonsumsi barang laknat itu?!" teriakku histeris. Tubuh Lastri terdorong menjauh.

"Maafkan aku, Mas," roman Lastri begitu pucat memandang. "Mas pasti jijik dengan keadaanku sekarang. Silahkan pergi, Mas. Jangan temui aku lagi!" Aku hanya diam, lidah kelu. Ingin rasanya segera beranjak, meninggalkan gadis yang tengah sekarat ini. Entah mengapa, nuraniku menghendaki lain. Aku bukanlah lelaki pengecut, yang tega meninggalkan perempuan yang dikasihinya dalam jurang keputusasaan. Saat ini akulah orang terdekat, yang seharusnya membangkitkan gairah hidupnya kembali.

"Sekarang semuanya terserah padamu. Nasi telah menjadi bubur, percuma disesali," kuhela nafas, mencoba menata rasa. "Kamu harus bangkit dan terus melanjutkan hidup."

Lastri tercenung, terlihat jelas pikirannya tengah berputar keras. "Mulai besok kuputuskan untuk berhenti menyanyi."

"Lalu…?" tanyaku memburu.

"Aku akan konsentrasi pada kuliah. Saya rasa tabunganku cukup sampai lulus nanti. Setelah itu baru mencari kerja lagi."

"Wah, aku senang sekali kamu bersemangat gitu,"

"Terima kasih, Mas. Kamu tidak meninggalkan aku."

"Jangan sampai masalah ini menyebar ya, Las. Masyarakat negeri ini belum bisa menerima keberadaan penderita AIDS sepertimu."

"Iya, Mas. Lastri paham. Itulah yang sempat membuatku stres. Kalau penyakit ini sampai bocor ke telinga mereka, terutama keluargaku, pasti aku akan dibuang seperti seonggok daging busuk." Suara Lastri tercekat, mata yang sempat berbinar, kini meredup kembali.

"Percayalah semua akan baik-baik saja. Mulai sekarang kamu harus jaga diri. Jangan lupa rajin kontrol ke dokter. Aku akan selalu di sampingmu!" Kurengkuh gadis malang itu, keharuan menyeruak.

***

Di kamar berdinding serba putih itu, Lastri tengah terbujur lemas. Beberapa hari ini kondisi kesehatannya menurun drastis. Walaupun tak pernah lalai minum obat dan konsultasi ke dokter, virus-virus itu makin menebar ancaman. Permadi dengan setia duduk di sampingnya. Roman lelaki itu nampak cemas. Genggaman tak pernah lepas dari telapak tangan yang semakin hari semakin kering itu.

Mata Lastri membuka perlahan. Bibirnya merekah indah ketika melihat seikat besar bunga alang-alang tergolek di meja.

"Mas, bisa ambilkan bunga alang-alang itu?" Permadi tergeragap, lekas ia menyambar. Sensasi ganjil menjalar di rona Lastri, ketika ia mencium bunga liar itu.

"Las…, boleh nggak aku tahu alasanmu begitu memuja alang-alang?"

"Alasannya sederhana, Mas. Bunga ini tumbuh dimana-mana, di segala cuaca,"

"Iya, aku tahu. Pasti ada sebab lainnya!" sergah Permadi tak sabar.

"He,he…, kamu lucu deh, Mas. Apalagi kalau lagi sewot begitu," Lastri terkekeh, melihat Permadi bermuka masam. "Begini, alang-alang itu mempunyai makna filosofis yang dalam bagiku,"

"Sejak kapan kamu jadi seorang filsuf, Las?"

"Ah, itu pikiran sederhana orang bodoh sepertiku, Mas. Alang-alang adalah gulma yang selalu dianggap sampah, penganggu dan tak berguna. Beramai-ramai orang menebas lalu membakarnya agar tidak tumbuh lagi. Tapi lihat, hasilnya nihil bukan?Tak sampai dua hari, tunas baru akan kembali muncul."

"Terus…?" Permadi kembali mencecar.

"Ya, Mas. Aku ingin seperti alang-alang. Walaupun virus dalam tubuhku semakin ganas dan usiaku menurut dokter tinggal beberapa tahun lagi, aku tak peduli. Aku akan selalu bertunas, dan tak mau menyerah!"

"Bagus, Las. Itulah selama ini yang membuatku tak jemu mengagumimu."

"Mas Permadi terlalu berlebihan. Malah aku kadang kasihan melihat Mas selalu repot mengurusiku." "Mas…," Lastri tak segera meneruskan ucapannya. Ada keraguan melindap. "Apa tidak sebaiknya, Mas Permadi mencari gadis lain untuk menjadi pendamping hidup?"

"Wah, bicaramu semakin tak karuan. Sudahlah nggak usah dibahas masalah itu!"

"Tapi, Mas…,"

"Sudah tidur lagi sana! Kalau kamu masih bicara ngawur seperti itu, akan kutinggal kamu sendirian!" Permadi mengancam, membuat Lastri terdiam.

Sejenak keduanya bergelut dalam lamun. Dalam hati Lastri semakin memuja lelaki itu. Selama ini, sosok Permadi menjelma sebagai ksatria dalam hidupnya. Mengapa ia tak berusaha mengubah keputusannya? Jauh di relung terdalam ia ingin mengatakan "ya", dan secepatnya mengenalkan Permadi pada orang tuanya. Kelak akan dipersembahkannya mahkota yang selama ini ia jaga kepada lelaki yang dicintainya itu. Tapi saat ini bukanlah waktu yang tepat. Mungkin, satu hari nanti bila gadis alang-alang itu sudah bertunas dan menghijau kembali.

Senja jingga menyeruak. Kesiur angin nakal menyibak lembut rambut mayang seorang gadis yang tergerai. Perlahan, seorang pemuda menghampirinya dengan membawa seikat bunga alang-alang. Gadis itu tersenyum, menyambut kekasihnya dengan suka cita. Bergandengan, melangkah meninggalkan senja yang semakin matang. Mengejar hari yang menggelap, berganti malam.

Rabu, 11 Februari 2015

Asal Usul Musik SKA

ASAL USUL SKA : REVOLUSI JAMAIKA MENUJU MUSIK AMERIKA

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

ASAL USUL SKA : REVOLUSI JAMAIKA MENUJU MUSIK AMERIKA  


    Untuk mempelajari suatu bentuk musik, kita harus sejarah music tersebut. Begitu halnya dengan asal-usul musik Ska, dan tragedi Perang Dunia II yang mengubah segalanya. Kekuasaan Inggris terhadap negara-negara jajahannya runtuh sebelum masa PD II dan terpecah belah pada saat pertengahan masa peperangan, Inggris memberikan kemerdekaan kepada negara-negara jajahannya setelah mendapat tekanan dari pemerintahan kolonial.

LAHIRNYA SKA
    Pada tahun 1962 Jamaika membentuk pemerintahan sendiri meskipun masih tetap sebagai negara persemakmuran. Budaya Jamaika dan musiknya mulai terefleksi dalam optimisme baru dan aspirasi rakyat yang liberal. Sejak tahun 40`an Jamaika telah mengadopsi dan mengadaptasi berbagai bentuk musik dari Amerika, yang waktu itu ngetrend dengan jazz dan irama rhythm & Blues nya. Musisi Jamaika yang sering berkunjung ke Amerika membawa pola permainan musik tersebut ke daerah asalnya. Dua orang yang amat berpengaruh dalam perkembangan musik di Jamaika pada tahun 50`an adalah Duke Reid & Clement Seymour Dodd. Sepanjang akhir dekade, kedua orang tersebut memimpin persaingan dalam bisnis musik Jamaika, karena mempunyai peran penting dalam perkembangan musik di Jamaika, Reid dianugerahi sebagai `King of sound & blues` di Success Club (acara penganugerahan) di tahun 1956, 1957, 1958. Saat tahun 1962, di mana Jamaika sedang gandrung meniru musik-musik Amerika, Cecil Bustamente Campbell yang kemudian dikenal dengan nama `Prince Buster`, tahu bahwa sesuatu yang baru amat dibutuhkan pada saat itu. Ia memiliki seorang gitaris yang bernama Jah Jerry yang kemudian bereksperimen di musik dengan menitikberatkan ketukan. Hingga pada periode itu ketukan upbeat menjadi esensi dari singkup (penukaran irama) khas Jamaika, dan Ska pun lahir. Ernest Ranglin mengklaim bahwa istilah Ska diciptakan oleh musisi untuk menyebut suara petikan gitar yang digaruk, "Skat! Skat! Skat!” Menurut penjelasan lainnya, dalam sesi rekaman tahun 1959 di bawah produser Coxsone Dodd, pemain dobel bass Cluett Johnson menginstruksikan kepada gitaris Ranglin untuk memainkannya seperti “ska, ska, ska".

PERKEMBANGAN SKA
    Definisi Ska adalah campuran antara musik Jamaika yang digabungkan dengan sedikit sentuhan musik modern, menjadikannya musik yang dapat memacu kaki kita untuk terus bergoyang mengikuti irama cheers up. Pada awalnya pemuda-pemuda ini tidak tertarik dengan optimisme musik Ska. Pemuda-pemuda tersebut menciptakan identitas kelompok yang dinamakan `Rude Boy` (sebuah trend di kalangan pemuda yang pernah terjadi pada periode awal tahun 40`an). Gaya dansa Ska dari para Rude Boy memiliki ciri khas tersendiri, lebih pelan, dengan tingkah seakan-akan meninju seseorang. Rude Boy memiliki koneksitas dengan `Scofflaws` (orang-orang yang selalu menentang hukum) dan dunia kriminal lainnya. Hal ini terefleksikan dalam lirik-lirik lagu ska. (catatan: gaya penampilan berpakaian Rude Boy yaitu dengan celana panjang yang mengatung hanya semata kaki).
    Pada Medio 60an, Prince Buster akhirnya menemukan seseorang yang memiliki mitos karakter sebagai Rude Boy yaitu Judge Dread. Lagu "007 Shanty Town" yang dinyanyikan oleh Desmond Dekker adalah sebuah karya cemerlang dalam mendokumentasikan perilaku Rude Boy ke dalam sebuah lagu (berhasil memasuki urutan tangga lagu ke 14 di UK Charts). Tema Rude Boy masih mendominasi sepanjang periode Ska, dan popularitasnya memuncak sepanjang musim panas tahun 1964. Beat Ska menjadi lebih lambat dan Rocksteady pun terlahir. Gelombang Ska pertama berakhir pada tahun 1968 (Rocksteady adalah bagian cerita lain: Rocksteady kemudian melahirkan musik Reggae (Asal Usul Reggae dapat dibaca di PRAISE 19).
    Memasuki gelombang kedua, sebelumnya marilah kita lihat beberapa sejarah Ska lainnya. Di tahun 1962, saat di mana Inggris menjanjikan jaminan secara tak terbatas kepada para imigran yang berasal dari negara-negara persemakmurannya, kerusuhan ras pun terjadi. Di saat itu musik Ska & Reggae sedang populer. Pada tahun 70`an, imej Rude Boy diperbaharui dan ter-ekspresi dalam penggabungan 2 jenis musik yang masih tergolong baru di Inggris yaitu Reggae & Punk seperti yang dilakukan The Clash dalam lagu “Rudie can`t fail”. Antara pertengahan hingga akhir tahun 70`an, band seperti The Coventry Automatics memilih untuk memainkan Ska ketimbang Reggae karena menurut Jerry Dammers (pendiri band tersebut), memainkan musik Ska lebih mudah dan gampang. The Coventry Automatics merubah namanya menjadi The Specials AKA, kemudian berubah lagi menjadi The Specials. Selanjutnya pada tahun 1979, Jerry Dammers mendirikan 2 Tone Records. Keinginan Dammers layaknya seperti Prince Buster di awal tahun 60`an yaitu menciptakan sesuatu yang baru. Hitam dan putih menjadi symbol, kemudian Lahirlah yang dinamakan dengan 2 Tone Ska. Logo 2 Tone yaitu gambar kartun pria berpakaian jas hitam dengan kemeja putih, dasi hitam, topi `pork pie`, kaca mata hitam, kaus kaki putih & sepatu `Loafers` hitam menjadi logo resmi yang karakternya diberi nama `Walt Jabsco` (diambil dari nama Walt Disney, pendiri film kartun dan Jabsco berarti ganja dalam bahasa akal latin). Diciptakan oleh Dammers sendiri berdasarkan pose Peter Tosh pada sebuah photo awal kelompok The Wailers yang dapat dilihat pada cover album `The Wailing Wailer Studio One Realease`. Pada saat kerusuhan ras sedang terjadi dan organisasi rasis `National Front` sedang bertumbuh pesat, pakaian hitam putih dan band yang anggotanya terdiri dari multi ras, mengetengahkan lagu-lagu yang bertemakan `Unity` karena di saat itu negara tersebut sedang terpecah belah oleh isu rasial. Sama halnya dengan musik Ska di Jamaika, situasi yang terjadi pada saat itu terefleksi ke dalam lirik lagu, seperti "Racist Friend" yang dipopulerkan oleh The Specials. Band-band seperti Madness, The Beat, dan The Selecter membuat Ska menjadi sesuatu yang segar dengan mengolah nomor-nomor Ska klasik dari Prince Buster (Roughrider, Madness, Too hot, dll).

Sumber:http://www.majalahpraise.com/asal-usul-ska-;-revolusi-jamaika-menuju-musik-amerika-605.html

Happy Birthday Bob Marley

Berbicara tentang Reggae pasti tidak akan pernah terlepas dari sosok Bob Marley. Namanya tercatat sebagai salah satu figur terpenting di dunia musik abad 20. Harus diakui, dikenalnya musik reggae di belantara dunia musik sangat di pengaruhi oleh sosok musisi ini. Terlahir denagn nama Robert Nesta Marley pada tanggal 6 Februari 1945 di Nine Miles, sebuah desa kecil di Jamaika. Lahir dari rahim seorang budak bernama Cedella Booker dan seorang ayah kulit putih bernama Norval Sinclair Marley, satu awal kisah hidup yang bermula dari ironi penindasan kaum kulit putih atsa budak hitam Jamaika. Karena perbedaan kulit ini, Norval Sinclair Marley memutuskan untuk meninggalkan Cedella dalam keadaan hamil, yang kelak akan melahirkan sosok pemusik legendaris di bumi ini.
Awal kehidupan Bob Marley sarat dengan penderitaan. Apalagi status budak yang mengalir dari darah ibunya secara pasti mengakrabkannya dengan kemiskinan dan keterbelakangan. Kondisi politik dan perekonomian Jamaika saat itu sungguh sangat memprihatinkan. Pemerintah kolonial yang semena-mena dan hanya memuliakan kroni-kroninya, sangat kontras dengan kehidupan para budak kulit hitam yang hidup dalam ruang kedap kemiskinan. Hal inilah yang membuat Cedella memutuskan untuk pindah dan bermukim di Kingston tepatnya di Trench Town, di rumah paman Bob Marley yang bernama Solomon.

Di kota inilah obsesinya terhadap dunia musik bermula. Dari jalanan Bob Marley mulai menepak pergaulan keras Kingston. Perkelahian geng, minuman keras dan penikaman sudah menjadi menu yang teramat biasa dalam kehidupan keseharian Kingston. Bob Marley yang telah tumbuh dewasa mulai berinteraksi dengan kehidupan ini, bahkan dikehidupan jalanan nama Bob Marley cukup disegani. Walaupun hanya berperawakan kecil(tinggi 163 cm), Bob Marley terkenal kuat dan mendapat gelar dari teman-temannya, “Tuff Gong”. Saat itu terkenal istilah Rude Bwai atau Rude Boy, kolompok anak-anak muda yang mencari identitas diri dengan menjadi berandalan Kingston. Musik menjadi inspirasi, pembangkit semanagt dan media perlawanan mereka akan kesemena-menaan pemerintah. Bob Marley banyak mendengarkan musik R&B dan Soul yang sedang berkembang, yang kemudian hari menjadi inspirasi irama Reggae, melalui siaran radio Jamaika dan Amerika. Selain itu di jalanan Kingston dia menikmati hentakan irama Ska yang merupakan spirit tersendiri bagi Bob Marley, dan kemudian mencoba memainkanya di studio-studio musik kecil di Kingston.

Joe Higgs, seorang musisi Jamaiaka yang mengelola sebuah “sound system” (Semacam radio dan studio keliling yang memainkan musik Amerika dan Jamaika), menjadi pemandu musik pertama Bob Marley. Bob Marley mulai bergaul dengan musisi-musisi Jamaika di Thrid Street sebuah komunitas musik milik Joe Higgs. Bersama denagn  Neville Bunny Livingston dan Peter Tosh, Bob Marley mulai belajar mendalamai musik di Third Street. Mereka berlatih lagu-lagu hits Amerika. Dan pada awal tahun1962 terbentuklah The Teenagers dengan personil yang terdiri dari Bob Marley, Bunny Livingstone, Peter Tosh, Beverly Kelso, Junior Braithwaite dan Cherry Smith. Disinilah Bob Marley menciptakan sebuah lagu denagn judul Judge Not dan mulai menawarkannya ke produser-produser rekaman di Kingston dan sekitarnya. Akhirnya dengan perjuangan yang cukup lama Bob Marley dan bandnya mendapatkan panggilan audisi dari Beverly’s, sebuah studio musik kepunyaan seorang produser Cina yang bernama Leslie Kong. Dalam audisi itu Bob Marley menyanyikan lagu Judge Not dan berakhir dengan tandatangan kontrak sebesar 20 poundsterling. Judge Not pun dirilis kemudian menyusul dua karya lainnya Terror dan One Cup of Coffe di tahun 1962. Atas kerjasama Leslie Kong dan Chriss Blackwell (Island Record), Judge Not  dan One Cup of Coffe mulai dipasarkan di Inggris walaupun pada akhirnya kurang laris akibat maraknya perkembangan musik di golongan kaum kulit putih sendiri. Adapun nama The Teenagers berganti dengan nama The Wailing Rude Boys kemudian berganti lagi menjadi The Wailing Wailers dan akhirnya memilih nama The Wailers sebagai nama band mereka. Beberapa sumber mengatakan sekitar tahun ini Bob Marley pernah menikah dengan seorang gadis yang bernama Cheryl Murray dan mempunyai keturunan bernama Imani Carole.

Selain sibuk dengan The Wailers, Bob Marley juga bekerja di Studio One (studio besar di Kingston) kepunyaan Clement Coxsone Dodd, seorang produser rekaman yang paling terkenal di Jamaiaka saat itu. Di studio One Bob Marley bertugas mencari dan mengaudisi pemusik-pemusik berbakat. Disela kesibukannya Bob Marley banyak menulis lirik lagu, salah satu lagunya yang berjudul Simmer Down (sebuah lagu yang bercerita tentang Rude boy) ditawarkan ke Tood. Tood tertarik dengan lagu Simmer down yang berirama ska yang telah terkenal saat itu. Diantaranya The Teenagers (band ska asuhan studio One), Rolando Alphonso (saxafone), pianis Jackie Minto dan seorang gitaris bernama Ernest Ranglin. The Wailers dengan hits Simmer Down menjadi terkenal di Jamaika. Bahkan Simmer Down menduduki tangga lagu teratas Jamaika pada tahun 1964. Keberhasilan inilah yang menbuat Clement Dodd mengikat The Wailers dengan kontrak 3 poundsterling perminggu untuk setiap anggota The Wailers. Tema lagu The Wailers saat itu mengangkat masalah-masalah rakyat kecil Jamaika. Penderitaan, kekerasan jalanan atau Rude Boys sampai pada pengucilan kaum ghetto Jamaika. Setelah hits  Simmer Down, menyusul kemudian It Hurts to be Alone dan Lonesome Feeling. Sama dengan Simmer Down, lagu inipun mampu menghentak tangga lagu Jamaika. Adapun saat itu Ska telah menjadi aliran musik yang sangat digandrungi dan melahirkan musisi-musisi terkenal Jamaika lainnya. Diantaranya Jimmy Cliff, Prince Buster, Byroon Lee & The Dragonaires dan Millie Small denagn hits My Boy Lollipop.

Minggu, 08 Februari 2015

Wisata Jawa Timur – Gunung Semeru


Siapkan ransel, lengkapi kebutuhan pendakian Anda dan silakan menaklukan Gunung Semeru.


Gunung Semeru
Gunung Semeru

Gunung Semeru masuk dalam kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru. Dengan luas 50.273 hektar, taman nasional ini juga menjadi lokasi berdirinya gunung-gunung lainnya seperti Gunung Bromo, Gunung Batok dan Gunung Widodaren. Namun di antara semua gunung ini, Gunung Semeru lah yang paling menjulang dengan ketinggian 3.676 meter di atas permukaan laut.
Gunung Semeru merupakan salah satu gunung berapi yang paling aktif di Indonesia. Menurut catatan, setiap 20 menit sekali gunung ini mengeluarkan kepulan asap yang biasa disebut dengan ‘wedhus gembel’ dalam bahasa setempat. Selain asap, gunung juga mengeluarkan material lain seperti pasir dan batu kerikil.
Gunung Semeru
Gunung Semeru

Gunung Semeru dengan puncaknya yang bernama Mahameru sangatlah populer di kalangan para pendaki. Gunung ini seolah menjadi sebuah magnet yang terus menarik perhatian para pendaki untuk datang dan menaklukan ketinggiannya.
Pendaki pertama yang berhasil menginjakkan kakinya di puncak ini adalah Clignet, seorang berkebangsaan Belanda (1838), kemudian disusul oleh Van Gogh (1911) dan Junhuhn (1945). Setelahnya, pendaki dari luar dan dalam negeri terus berdatangan dan melakukan pendakian.
Gunung Semeru
Gunung Semeru

Selain menjadi lokasi pendakian, Gunung Semeru juga menjadi sebuah tempat wisata. Berada di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru, gunung ini juga kaya akan vegetasi dan menjadi habitat bagi banyak jenis fauna. Sepanjang perjalanan mendaki, di titik-titik tertentu Anda bisa menemukan bunga edelweiss dan anggrek endemik Semeru.
Oleh masyarakat Hindu di Bali, Gunung Semeru dianggap sebagai Bapak Gunung dan tempat bersemayamnya Dewa Shiwa. Hal ini pula yang menyebabkan diadakannya upacara sesaji sebagai penghormatan pada Dewa Shiwa dan permohonan doa keselamatan juga keberkahan bagi masyarakat sekitar.

Rute pendakian

Gunung Semeru Jawa Timur
Gunung Semeru Jawa Timur

Untuk mendaki Gunung Semeru, Anda perlu menyiapkan fisik dengan baik karena perjalanan ke puncak Mahameru bukanlah hal mudah. Pastikan Anda membawa perlengkapan mendaki dan tinggalkan barang-barang yang tak dibutuhkan agar tidak membebani Anda. Berikut rute pendakian yang bisa Anda ambil untuk mencapai puncak Mahameru:

Ranupane – Ranu Kumbolo
Perjalanan Anda akan dimulai dari Ranupane menuju Ranu Kumbolo melalui Watu Rejeng. Anda bisa menyewa tenaga pemandu atau berjalan mengikuti jalan setapak menuju Ranu Kumbolo. Perjalanan akan memakan waktu sekitar 3 jam.
Ranu Kumbolo – Kalimati
Perjalanan dari Ranu Kumbolo menuju Kalimati akan sangat memanjakan mata Anda. Perjalanan sekitar 3 jam ini menyuguhkan pemandangan luar biasa cantik, hamparan padang rumput dan bunga-bunga. Meninggalkan Ranu Kumbolo, jangan lupa untuk mengisi botol minum karena setelah ini Anda tidak menemukan sumber air lagi.
Sampai di Kalimati, Anda bisa mendirikan tenda untuk bermalam. Pemandangan pada malam hari pun tak kalah cantik, rebahkan tubuh dan nikmati gugusan bintang yang luar biasa cantik.
Kalimati – Mahameru
Inilah sesi terakhir dari perjalanan menuju puncak Mahameru. Dari Kalimati, berangkatlah sekitar jam 2 pagi agar bisa menyaksikan pemandangan matahari terbit yang luar biasa cantik.
Suhu udara di Mahameru berkisar antara 10-4 derajat Celcius, bahkan bisa mencapai minus pada saat kemarau dan tak jarang bisa ditemui kristal es. Kabut biasa datang pada siang, sore dan malam hari. Selain itu juga seringkali terjadi badai angin antara bulan Januari – Desember.

Legenda Gunung Semeru

Gunung Semeru
Gunung Semeru

Gunung Semeru menjadi gunung yang penting dalam ajaran agama Hindu. Menurut kitab Tantu Pagelaran, Gunung Semeru pada awalnya berada di India dengan nama Gunung Meru yang kemudian dipindahkan ke Pulau Jawa.
Pulau Jawa dikisahkan sebagai sebuah pulau yang terombang-ambing di tengah lautan. Melihat keadaan Pulau Jawa, para dewa pun merasa harus melakukan sesuatu. Akhirnya diputuskanlah untuk memindahkan Gunung Meru dan dijadikan sebagai pasak atau paku agar Pulau Jawa tidak berguncang.
Dalam upaya memindahkan gunung ini, Dewa Shiwa pun menjelma menjadi seekor kura-kura raksasa yang memikul Gunung Meru dan berenang menuju Pulau Jawa, sedangkan Dewa Brahma menjelma menjadi seekor ular yang melilitkan tubuhnya ke gunung dan punggung kura-kura.
Sampai di ujung barat pulau, kedua dewa pun meletakkan gunung di sana, namun hal ini membuat ujung timur pulau terangkat karena beban berat di bagian barat. Akhirnya, gunung pun dipindahkan ke ujung timur. Saat memindahkan, serpihan gunung tercecer sepanjang perjalanan sehingga terciptalah jajaran gunung dari barat ke timur Pulau Jawa sampai saat ini.
Setelah Gunung Meru diletakkan, Pulau Jawa masih tak bisa sejajar, sehingga diputuskan untuk memotong sebagian dari Gunung Meru dan diletakkan di bagian barat laut Pulau Jawa. Potongan inilah yang kemudian dipercaya sebagai Gunung Pananggungan.

Sumber:http://anekatempatwisata.com/wisata-jawa-timur-gunung-semeru/

10 Tempat Wisata di Indonesia yang Wajib Dikunjungi

Sudah sejauh apa Anda menjelajah Indonesia? Anda lebih suka liburan ke luar negeri atau berkeliling negeri sendiri? Dari Sabang sampai Merauke, Indonesia bagai hamparan permadani dengan keindahan alam yang luar biasa. Mulai dari kekayaan alam bawah laut sampai gugusan pegunungan, Indonesia adalah juaranya. Anda suka pantai? Indonesia memiliki deretan pantai yang tak akan habis Anda jelajahi. Anda suka gunung? Indonesia memiliki daftar pegunungan yang menunggu untuk segera Anda daki.


Tak hanya kekayaan alamnya yang melimpah, kebudayaan di Indonesia pun sangat beragam. Setiap daerah memiliki budaya khas yang menjadikan negeri ini semakin berwarna. Masih meragukan kekayaan negeri sendiri? Berikut rangkuman 10 tempat wisata di Indonesia yang wajib Anda kunjungi:

1. Pulau Komodo

Pantai Pink Pulau Komodo
Pantai Pink Pulau Komodo

Pulau Komodo masuk dalam kawasan Taman Nasional Komodo bersama pulau-pulau lain di sekitar Kepulauan Nusa Tenggara. Pada tahun 1986, UNESCO menetapkan tempat wisata di Indonesia ini sebagai salah satu situs warisan dunia. Pulau ini dianggap sebagai habitat binatang komodo yang wajib dilindungi. Salah satu penghargaan tertinggi yang berhasil diraih adalah berhasil masuk dalam jajaran tujuh kejaiban alam di dunia atau yang lebih dikenal dengan New Seven Wonders of Nature pada tahun 2011.
Tempat wisata ini menawarkan keindahan daratan dan alam bawah laut yang luar biasa. Ada banyak hal yang bisa Anda lakukan di sini, mulai dari trekking, menyelam sampai snorkerling.
Untuk trekking, Anda bisa menjelajah pulau bersama rombongan dan seorang ranger atau pemandu. Dalam perjalanan, Anda bisa menemukan komodo yang sedang berburu mangsa atau beristirahat. Ranger akan membekali Anda dengan sebuah tongkat yang ujungnya bercabang. Tongkat ini dipercaya dapat melemahkan komodo saat binatang ini mulai menyerang. Dengan menekan leher komodo menggunakan ujung tongkat yang bercabang, binatang ini seketika akan jinak. Penting bagi Anda untuk menjaga setiap gerakan saat berjalan karena binatang ini sangat peka terhadap gerakan yang tiba-tiba.
Menyelam dan snorkeling di perairan Pulau Komodo tak kalah seru. Tempat wisata ini juga dikenal dengan keindahan alam bawah lautnya dan menjadi salah satu lokasi menyelam favorit. Yang menarik lagi adalah adanya Pink Beach atau Pantai Merah Muda. Pantai ini adalah salah satu dari tujuh pantai di dunia yang memiliki pasir berwarna kemerahan. Warna ini diduga berasal dari serpihan koral yang hancur dan bercampur bersama pasir pantai. Saat terkena ombak, warna merah semakin terlihat jelas karena basah.

2. Trio Gili

Gili Lombok
Gili Lombok

Trio Gili merupakan tiga pulau cantik yang ada di Lombok. Ketiga pulau tersebut antara lain Gili Trawangan, Gili Meno dan Gili Air. Ketiganya tak hanya dikenal oleh wisatawan domestik, tapi juga telah berhasil mengundang banyak wisatawan mancanegara untuk datang.
Dari ketiga pulau tersebut, bisa dibilang Gili Trawangan adalah yang paling populer. Selain karena ukurannya yang lebih luas dibanding kedua pulau lainnya, di sini juga telah berdiri banyak tempat hiburan seperti bar dan kafe. Ada banyak kegiatan yang bisa Anda lakukan di tempat wisata ini mulai dari berjemur, menyelam sampai snorkeling. Yang lebih asyik, Anda juga bisa menyewa sepeda atau naik cidomo, kereta kuda semacam delman, untuk berkeliling pulau.
Meskipun Gili Trawangan lebih banyak dikunjungi, namun Gili Meno dan Gili Air tak kalah menarik. Kedua pulau ini juga memiliki keindahan pantai dan alam bawah laut yang menunggu untuk Anda jelajahi. Suasana keduanya relatif lebih sepi dan tenang sehingga cocok untuk Anda yang memang ingin lepas dari keramaian.

3. Raja Ampat

Raja Ampat
Raja Ampat

Raja Ampat menjadi primadona baru di dunia pariwisata Indonesia. Pesona tempat wisata di Indonesia ini mulai banyak dikenal baik oleh wisatawan domestik maupun mancanegara. Raja Ampat sendiri merupakan kumpulan dari pulau-pulau di ujung Papua. Ada empat pulau utama di sini, yaitu Waigeo, Misool, Salawati dan Batanta.
Kekayaan alam bawah laut Raja Ampat tak perlu diragukan lagi. Perairan di tempat wisata ini dikenal sebagai salah satu lokasi menyelam dan snorkeling terbaik di dunia. Bahkan The Nature Conservancy menyebut bahwa sekitar 75% biota laut dunia dapat ditemukan di perairan Raja Ampat. Untuk membuktikannya, silakan siapkan perlengakapan menyelam Anda dan mulailah menjelajahi alam bawah lautnya. Bulan Oktober dan November disebut sebagai waktu yang terbaik untuk menyelam di sini karena cuaca dan kondisi perairan sangat ideal.
Selain menyelam, Anda juga bisa menjelajah keindahan daratan pulau-pulau di Raja Ampat ini. Warga setempat akan dengan senang hati menawarkan jasa sebagai pemandu. Selama trekking, Anda juga bisa mampir ke rumah-rumah warga dan berinteraksi secara langsung atau membeli kerajinan tangan seperti patung suku Asmat dan alat musik tradisional hasil karya mereka sebagai suvenir.

4. Danau Sentani

Danau Sentani
Danau Sentani

Danau Sentani disebut sebagai danau terbesar dengan di Papua. Tak mengherankan memang, karena danau ini memiliki luas sekitar 9.360 hektar dan berada di ketinggian 75 meter di atas permukaan laut. Tempat wisata di Indonesia ini dihiasi dengan 21 pulau di sekitarnya yang menjadi perkampungan warga.
Apa saja yang bisa Anda lakukan di sini? Banyak. Anda bisa memancing, berenang atau berkeliling danau dengan perahu sewaan. Jika masih merasa masih kurang, kenapa tak berkunjung ke desa-desa setempat? Anda bisa mampir ke rumah-rumah dan berbincang sambil menikmati kuliner khasnya.
Jika Anda berkunjung pada pertengahan bulan Juni, selamat! Anda bisa sekaligus menikmati Festival Danau Sentani. Festival ini merupakan acara rutin tahunan yang menampilkan berbagai pertunjukkan seni dan budaya Papua. Selain itu, beragam kuliner khas Papua bisa Anda nikmati di sini.

5. Bali

Bali
Bali

Siapa tak mengenal Bali? Sulit untuk memilih tempat wisata apa yang paling menarik di Bali, karena hampir seluruh penjuru Bali adalah tempat wisata yang luar biasa. Bali memiliki banyak keindahan alam yang sangat indah mulai dari deretan pantainya, suasana pegunungannya sampai pura-pura sakralnya. Dari sekian banyak tempat wisata menarik, yang paling populer di telinga wisatawan tentu saja Pantai Kuta, Pantai Legian, Pantai Seminyak, Pura Tanah Lot dan suasana pedesaan Ubud.
Bali menjadi bukti bahwa untuk bisa menari perhatian dunia internasional, budaya dan nilai kekhasan tak perlu dikorbankan. Dengan tetap menjaga budayanya, Bali justru mengundang banyak wisatawan asing untuk datang. Di sini, Anda akan banyak menemui sekumpulan wisatawan asing yang sedang menikmati pertunjukan seni dan budaya khas Bali.

6. Taman Laut Bunaken

Taman Laut Bunaken
Taman Laut Bunaken

Taman Laut Bunaken menjadi salah satu tempat wisata di Indonesia yang lagi-lagi ditetapkan UNESCO sebagai situs warisan dunia, tepatnya pada tahun 2005. Hal ini dikarenakan kekayaan dan keragaman biota lautnya yang luar biasa mulai dari terumbu karang, rumput laut sampai spesies ikan yang ada.
Tempat wisata ini memiliki lebih dari 30 titik menyelam yang menjadi favorit banyak penyelam domestik maupun mancanegara. Selain menyelam dan bersentuhan langsung dengan ikan-ikan di sini, Anda juga bisa menyelam bersama kapal selam yang telah disediakan. Kapal ini memiliki dinding kaca transparan untuk memudahkan Anda melihat pemandangan bawah laut Taman Laut Bunaken tanpa terkena air dan basah. Hmm, menarik!

7. Puncak Jayawijaya

Puncak Jayawijaya
Puncak Jayawijaya

Puncak Jayawijaya atau yang biasa disebut dengan Puncak Carstensz adalah satu-satunya puncak gunung di Indonesia yang memiliki salju abadi. Puncak ini menjulang setinggi lebih dari 5.000 meter di atas permukaan laut. Yang lebih membanggakan lagi adalah Gunung Jayawijaya masuk ke dalam daftar Seven Summits atau tujuh gunung dengan puncak tertinggi di dunia.
Puncak Jayawijaya ini pertama kali ditaklukan oleh seorang penjelajah asal Belanda bernama Hendrik Albert Lorentz pada tahun 1909. Lorentz berhasil mendaki puncak bersalju ini bersama enam orang suku Dayak Kenyah yang direkrutnya di Kalimantan. Setelah pendakian yang berhasil ini, mulai banyak pendaki yang mengikuti jejak Lorentz untuk menaklukan Puncak Jayawijaya. Hmm, apakah Anda pendaki selanjutnya yang berhasil menaklukan Puncak Carstensz?

8. Tana Toraja

Tana Toraja
Tana Toraja

Tana Toraja memiliki keindahan alam yang luar biasa mulai dari deretan pegunungan dan hijau perbukitannya. Selain kaya akan alamnya, tempat wisata d Indonesia ini juga kaya akan budaya leluhur yang masih dijaga sampai saat ini. Di sini, ada banyak tradisi kuno yang masih dipertahankan, salah satunya adalah Rambu Solo’.
Rambu Solo’ merupakan upacara pemakaman di Tana Toraja. Apa menariknya upacara pemakaman? Eits, upacara pemakaman adat Tana Toraja ini tak bisa Anda lewatkan begitu saja. Rambu Solo’ merupakan satu-satunya upacara pemakan termahal di Indonesia dan mungkin juga di dunia. Upacara ini dilakukan selama berhari-hari dengan biaya yang tak sedikit. Salah satu ritual yang dilakukan adalah sembelih kerbau. Kerbau ini tak cukup hanya satu. Semakin tinggi kasta orang yang meninggal, maka semakin banyak kerbau yang dikorbankan.
Orang-orang Tana Toraja percaya bahwa selama belum dimakamkan, orang yang meninggal adalah orang yang sedang sakit. Tubuhnya sengaja disuntik formalin agar tak membusuk selama menunggu keluarga bisa menyelenggarakan Rambu Solo’. Orang yang meninggal dianggap hanya sedang dalam kondisi sakit saja. Keluarga tetap memperlakukannya seperti orang yang masih hidup, mengajaknya mengobrol dan bercanda. Jika telah dilakukan Rambu Solo’, barulah keluarga percaya orang tersebut sudah meninggal.
Jika Rambu Solo’ kurang menantang bagi Anda, cobalah mengunjungi Londa atau makan gantung ala Tana Toraja. Di sini, Anda bisa menemukan banyak peti mati yang digantungkan dalam gua di tebing curam. Berani berkunjung?

9. Candi Borobudur

Candi Borobudur
Candi Borobudur

Candi Borobudur merupakan kompleks candi Buddha terbesar di dunia. Tempat wisata di Indonesia ini ditetapkan UNESCO sebagai salah satu situs warisan dunia pada tahun 1991. Candi Borobudur sempat terkubur abu vulkanik dari letusan Gunung Merapi, sampai kemudian ditemukan oleh Sir Thomas Stamford Raffles di tahun 1814.
Tempat wisata di Indonesia ini diperkirakan dibangun pada tahun 824. Bangunannya tersusun dari balok vulkanik dan membentuk 504 arca Buddha, 72 stupa dan sebuah stupa induk tepat di puncak candi. Mitosnya, jika Anda memasukkan tangan ke lubang stupa dan berhasil menyentuh arca yang ada di dalamnya, maka keinginan Anda akan terkabul. Di sini, Anda juga bisa membeli bermacam suvenir mulai dari kaos, gantungan kunci, kipas sampai miniatur Candi Borobudur.
Pada perayaan Waisak, Candi Borobudur menjadi pusat berkumpulnya banyak umat Buddha dari berbagai belahan dunia seperti Tibet dan Thailand. Ritual ini menjadi salah satu daya tarik wisata di sini. Yang paling diminati wisatawan adalah acara puncak berupa pelepasan lampion ke langit. Lampion-lampion tersebut akan dilepaskan bersama dengan doa dan harapan untuk satu tahun ke depan.

10. Taman Mini Indonesia Indah

Taman Mini Indonesia Indah
Taman Mini Indonesia Indah

Jika biasanya Anda bisa mengunjungi sebuah museum untuk lebih mengenal kebudayaan suatu daerah, kali ini Anda bisa mengunjungi Taman Mini Indonesia Indah sebagai sebuah museum raksasa untuk mengenal kebudayaan Indonesia. Sesuai dengan namanya, tempat wisata di Indonesia yang digagas oleh Tien Soeharto ini menjadi tempat untuk melihat kebudayaan Indonesia dalam versi mini.
Di kawasan tempat wisata di Indonesia ini terdapat sebuah danau dengan pulau buatan yang menyerupai pulau-pulau di Indonesia dari Sabang sampai Merauke. Anda bisa berkeliling danau ini dengan menggunakan perahu angsa yang telah disediakan.
Taman Mini Indonesia Indah juga memiliki anjungan daerah dari 34 provinsi yang ada di Indonesia. Setiap anjungan daerah berbentuk rumah adat dan di dalamnya terdapat pakaian tradisional, peralatan rumah tangga sehari-hari dan senjata tradisional. Ada juga kafetaria di setiap anjungan yang menyajikan kuliner khas daerah masing-masing.
Selain miniatur kepulauan Indonesia dan anjungan daerah, Taman Mini Indonesia Indah juga masih memiliki banyak museum dan wahana rekreasi untuk keluarga. Tempat wisata di Indonesia ini bisa menjadi pilihan yang tepat bagi Anda yang ingin mengenalkan Indonesia pada anak-anak dengan cara yang menyenangkan.

Sumber:http://anekatempatwisata.com/10-tempat-wisata-di-indonesia-yang-wajib-dikunjungi/

10 Tempat Wisata di Malang yang Wajib Dikunjungi

Apa yang terpikirkan oleh Anda saat mendengar kata Malang? Sejuk? Benar. Malang berada di daerah pegunungan, sehingga membuat udaranya relatif sejuk dan menjadikannya salah satu tempat tujuan wisata terfavorit di Jawa Timur. Apel? Benar. Buah ini telah menjadi ikon kabupaten ini. Apel bisa dengan mudah Anda temui di sini, mulai dari pekarangan pribadi milik warga setempat, sampai dengan perkebunan dan agrowisata besar.

Apa lagi yang menarik dari Malang? Agar tak mengenal Malang hanya dari sejuk dan apelnya, berikut ini rangkuman 10 tempat wisata di Malang yang sayang sekali jika dilewatkan:

1. Jatim Park I

Jatim Park I
Jatim Park I

Jawa Timur Park I atau yang lebih dikenal dengan Jatim Park I ini merupakan tempat wisata di Malang yang menjadi favorit banyak pengunjung lokal dan luar kota. Dengan konsep taman rekreasi dan edukasi, Jatim Park I menawarkan puluhan wahana yang siap menghibur Anda dan keluarga. Yang menjadi ciri khas dari tempat wisata ini tentu saja kolam renang dengan latar relief wajah Ken Arok. Kolam renang ini bisa digunakan oleh orang dewasa dan anak-anak sesuai dengan kedalaman yang telah disesuaikan. Selain itu, kolam renang ini juga dilengkapi dengan bermacam papan seluncur air.
Untuk wahana edukasi, ada Science Stadium yang merupakan laboratorium outdoor dan indoor yang berisi informasi dan peragaan mulai dari fisika, biologi, kimia sampai matematika. Wahana ini didukung oleh PLN, Telkom dan beberapa universitas di Jawa Timur. Ada juga Papua and East Java Ethnic Gallery yang menampilkan koleksi miniatur rumah adat Jawa Timur dan Papua, wayang dan juga banyak kerajinan khas lainnya.
Masih kurang? Tenang, tempat wisata di Malang ini masih punya banyak sekali wahana permainan lain seperti Flying Tornado, Mini Jet, Gokart, Spinning Coaster, Midi Skater, Drop Zone dan Bioskop 3D. Fasilitas pendukung lainnya adalah kafetaria, mushola, gazebo dan masih banyak lagi.
Tempat wisata dengan luas 11 hektar ini berada di kawasan Batu atau sekitar 20 km dari pusat kota Malang. Buka setiap hari mulai pukul 08:00 sampai 14:00. Untuk masuk, Anda dikenakan biaya sebesar 55.000 Rupiah pada hari Senin – Kamis, dan 75.000 Rupiah pada hari Jumat – Minggu.

2. Jatim Park II

Jatim Park II
Jatim Park II

Jika Jatim Park I menawarkan tempat wisata terpadu untuk rekreasi dan edukasi, Jatim Park II memiliki konsep wisata alam. Jatim Park II yang berada di Jalan Oro-oro Ombo, Batu, ini menawarkan dua zona wisata utama yaitu Batu Secret Zoo dan Museum Satwa.
Di Museum Satwa, Anda bisa melihat binatang dari berbagai benua yang diawetkan dan diletakkan di lokasi yang dibuat semirip mungkin dengan habitat aslinya. Anda tak perlu khawatir, binatang-binatang yang diawetkan ini bukanlah hasil buruan, namun binatang yang sudah mati secara alami dan kemudian diawetkan. Ada juga replika kerangka raksasa dinosaurus yang menjadi salah satu objek foto favorit wisatawan. Selain itu, Anda juga bisa melihat beragam jenis serangga yang diawetkan di insectarium, mulai dari kumbang, belalang, laba-laba sampai kupu-kupu berbagai warna.
Puas melihat binatang yang telah diawetkan, saatnya melihat binatang yang masih hidup di Batu Secret Zoo. Kebun binatang ini adalah satu-satunya kebun binatang berkonsep modern di Indonesia. Ada banyak tempat yang bisa Anda bisa Anda jelajahi mulai dari akuarium, Tiger Land, kolam kuda nil sampai padang rumput. Ada juga sungai arus buatan yang bisa Anda arungi dengan perahu yang telah disediakan.
Jika belum puas menjelajahi tempat wisata di Malang ini dalam sehari, Anda bisa menginap di Hotel Pohon Inn yang merupakan penginapan resmi di Jatim Park II. Hotel ini memiliki konsep yang sangat unik, bangunannya dibuat menyerupai sebuah batang pohon raksasa dan dikelilingi oleh pegunungan.
Tertarik untuk mengunjungi Jatim Park II? Siapkan uang tiket masuk sebesar 60.000 Rupiah pada hari Senin – Kamis dan 75.000 Rupiah untuk hari Jumat – Minggu, maka Anda bisa menikmati tempat wisata ini sepuasnya.

3. Eco Green Park

Eco Green Park
Eco Green Park

Tempat wisata di Malang ini sangat tepat dikunjungi bersama anak-anak untuk mengenalkan mereka tentang pentingnya menjaga keseimbangan lingkungan. Eco Green Park menawarkan taman rekreasi edukasi yang berisi kebun binatang mini dan informasi mengenai pemeliharaan lingkungan.
Memasuki kawasan wisata ini, Anda akan disambut dengan sebuah patung gajah besar yang terbuat dari televisi bekas. Tempat wisata ini memiliki banyak wahana yang tersebar, untuk berkeliling Anda bisa menyewa E-Bike dengan harga 100.000 Rupiah untuk 3 jam.
Jungle Adventure adalah salah satu wahana yang menarik. Anda akan berkeliling hutan buatan dengan menggunakan kereta terbuka. Hanya begitu saja? Tenang. Tak hanya berkeliling, Anda juga diajak menangkap pemburu binatang liar di dalam hutan. Dengan senapan mainan, Anda harus menembak setiap pemburu yang Anda lihat. Kejelian melihat dan kecepatan menembak sangat dibutuhkan di sini karena Anda harus menembak dari kereta yang sedang berjalan. Hmm, seru ya?
Rumah terbalik tak kalah menarik. Bangunan rumah terbalik dengan atap di bawah dan lantai di atas. Tak hanya terbalik di luarnya saja, namun segala perabotan di dalamnya juga terbalik. Anda seolah berjalan di atapnya seperti spiderman karena segala perabot mulai dari meja, kursi dan lampu dalam posisi terjungkir. Jika Anda cukup pusing berada di Rumah Terbalik ini, segera keluar dan carilah wahana lainnya.
Eco Green Park masih memiliki banyak wahana lain seperti Geology Science Center, Walking Bird, Animal Farm, Duck Kingdom, World Parrots, Dome Multimedia, Eco Science Center, Pasar Burung dan Insectarium. Ssstt, di sini juga Anda bisa mendengarkan musik yang dihasilkan oleh air di wahana Music Plaza.
Untuk masuk ke tempat wisata di Malang ini, Anda hanya perlu membayar sebesar 40.000 Rupiah pada hari Senin- Kamis dan 60.000 Rupiah untuk hari Jumat – Minggu.

4. Museum Angkut

Museum Angkut
Museum Angkut

Siapa bilang museum adalah tempat yang membosankan? Di Museum Angkut, Anda bisa mendapat informasi mengenai sejarah dan perkembangan transportasi di dunia dengan cara yang menyenangkan. Di tempat wisata ini, ada banyak koleksi jenis transportasi mulai dari sepeda onthel, delman, mobil listrik sampai mobil balap F1.

Ada 10 zona yang bisa Anda jelajahi di tempat wisata seluas 3,7 hektar ini, antara lain Zona Edukasi, Italia, Inggris, Perancis, Las Vegas, Jerman, Hollywood, Jepang, Gangster & Broadway dan tentu saja Batavia. Setiap zona dibuat semirip mungkin dengan aslinya, mulai dari jalanan sampai landmark khasnya. Hal ini membuat zona-zona ini menjadi tempat favorit untuk berfoto. Puas berkeliling, jangan lupa menikmati kuliner di Pasar Apung yang menyajikan aneka hidangan lezat.
Untuk menikmati tempat wisata di Malang yang unik ini, Anda perlu membayar sebesar 50.000 Rupiah unuk hari Senin – Kamis, dan 75.000 Rupiah pada hari Jumat – Minggu.

5. Batu Night Spectacular

Batu Night Spectacular
Batu Night Spectacular

Berwisata di siang hari terlalu biasa buat Anda? Cobalah datang ke Batu Night Spectacular atau yang biasa disingkat dengan BNS. Tempat wisata di Malang ini buka mulai pukul 15:00 sampai 24:00. Di sini, Anda seperti kembali ke masa kecil karena suasananya mirip dengan pasar malam apalagi dengan adanya komedi putar dengan kuda-kuda buatan yang bisa Anda naiki.
Ingin yang lebih menarik? Mendekatlah ke air mancur yang bisa menari dan berubah warna sesuai dengan musik yang sedang dialunkan. Lampion Garden tak kalah menarik. Di sini, Anda bisa melihat lampion dengan berbagai warna dan bentuk yang sangat cantik untuk dijadikan latar foto Anda. Beberapa wahana yang tak boleh Anda lewatkan antara lain Rumah Hantu, Baby Wheel, Mouse Coaster, Art Trick, Gravitron dan Avatar.

6. Pulau Sempu

Pulau Sempu
Pulau Sempu

Pulau Sempu disebut sebagai salah satu surga dunia. Pulau yang terletak sekitar 75 km dari pusat kota Malang ini memiliki keindahan yang sangat luar biasa. Tempat wisata alam ini merupakan kawasan cagar alam yang dikelolah oleh pemerintah kota. Vegetasi di sini cukup beragam mulai dari hutan pantai, hutan tropis sampai hutan bakau. Hanya itu saja yang dimiliki Pulau Sempu? Tunggu. Yang paling menarik di sini adalah Segara Anakan yang merupakan sebuah danau di tengah pulau dengan luas 4 hektar.
Segara Anakan menjadi daya tarik utama tempat wisata di Malang ini. Air dari telaga berasal dari ombak laut selatan yang masuk melalui lubang tebing di sisi danau ini. Air di danau dingin dan sangat jernih sampai Anda bisa melihat dasar danau dengan mudah. Di sini, Anda bebas berenang, memancing atau bermain di pasir putihnya yang landai.
Untuk menuju ke pulau ini memang tidak mudah. Anda terlebih dahulu harus naik perahu motor dari Pantai Sendang Biru. Jangan lupa menyimpan nomor telepon nelayan pemilik perahu untuk dijemput lagi saat Anda akan pulang. Begitu turun dari perahu, perjalanan Anda masih belum selesai. Anda harus trekking cukup panjang melewati hutan konservasi. Kelelahan akan terbayar lunas saat Anda melihat keindahan Segara Anakan yang masih sangat alami. Pulau ini memang tidak berpenghuni, sehingga jika ingin menginap, satu-satunya cara adalah dengan berkemah.

7. Pantai Balekambang

Pantai Balekambang
Pantai Balekambang

Pantai ini memiliki pura di atas pulau karang sama seperti Tanah Lot di Bali. Bedanya, pura di sini berukuran lebih kecil dan memang sengaja dibangun pada tahun 1985 oleh bupati Malang mengikuti desain Pura Tanah Lot. Mengikuti tempat wisata di Bali tersebut bukan berarti pantai ini tak menarik. Pura yang dihubungkan dengan jembatan beton sepanjang 100 meter ini terlihat cantik terutama pada saat senja.
Tak hanya pura yang menjadi daya tarik tempat wisata di Malang ini. Pantai Baleambang sendiri tak kalah cantik. Hamparan pasir dan ombak kecilnya pun menjadi pemandangan menarik. Anda bisa berenang atau sekadar bermain air di sini. Jika tak ingin basah, Anda bisa bersantai di pendopo, menyantap kuliner di warung atau berburu suvenir di toko sekitar pantai.

8. Wendit Water Park

Wendit Water Park
Wendit Water Park

Wendit Water Park awalnya dikenal dengan Taman Pemandian Wendit. Tempat wisata yang terletak di Kecamatan Pakis ini menawarkan dua macam pemandian yaitu telaga alami dan kolam renang buatan.
Telaga alami memiliki kedalaman 2 meter dan suhu airnya antara 18-25 derajat Celcius. Menurut kepercayaan warga setempat, air di telaga ini bisa membuat awet muda dan panjang umur, loh. Selain telaga ini, ada juga kolam renang buatan yang biasa disebut dengan water park. Water park ini relatif lebih menarik terutama untuk anak-anak karena terdapat bermacam papan seluncur air dan ember tumpah raksasa yang menggantung di tengah kolam.
Selain kedua pemandian tersebut, tempat wisata di Malang ini juga memiliki danau buatan yang bisa dikelilingi dengan menggunakan perahu dan sepeda air. Ada juga kolam untuk memancing juga wahana permainan seperti worm coaster dan flying fox.

9. Coban Pelangi

Coban Pelangi
Coban Pelangi

Apakah pelangi hanya muncul setelah hujan? Ternyata tidak. Datanglah ke Coban Pelangi di Kecamatan Tumpang atau sekitar 132 km dari pusat kota Malang. Jika beruntung, Anda bisa melihat pelangi di antara aliran air terjun setinggi 30 meter ini. Selagi menunggu munculnya pelangi, Anda bisa bermain air di tepi air terjun, menikmati kuliner di warung atau duduk-duduk di pendopo yang ada. Tempat wisata di malang ini berada di ketinggian 1.299 meter di atas permukaan laut, sehingga udaranya sangat sejuk dan nyaman untuk bersantai.
Untuk mencapai lokasi, Anda harus melewati hutan pinus, bukit-bukit dan menyeberangi sungai. Meskipun terkesan melelahkan dan lama, namun pemandangan yang indah di sekitar selama perjalanan akan membuat waktu terasa singkat.

10. Sentra Kerajinan Keramik Dinoyo

Sentra Kerajinan Keramik Dinoyo
Sentra Kerajinan Keramik Dinoyo

Oleh-oleh berupa camilan sudah biasa? Cobalah datang ke Jalan MT Haryono XI, Anda bisa menemukan keramik-keramik unik untuk dijadikan oleh-oleh. Di sepanjang jalan ini, sedikitnya terdapat 30 toko kerajinan yang menjual berbagai jenis keramik mulai dari mug, vas bunga, piring, guci, asbak sampai hiasan meja dan dinding. Ciri khas dari keramik Dinoyo ini adalah motifnya yang berupa flora dan fauna. Selain membeli sebagai oleh-oleh, Anda juga bisa memesan dalam jumlah banyak untuk suvenir pernikahan atau acara-acara lainnya.

Sumber:http://anekatempatwisata.com/10-tempat-wisata-di-malang-yang-wajib-dikunjungi/

15 Tempat Wisata Kuliner di Bandung yang Wajib Dikunjungi

Selain terkenal dengan tempat wisata alam yang indah dan sejuk, Bandung juga terkenal dengan wisata kulinernya. Menawarkan berbagai macam tempat makan, kota Bandung akan membuat Anda bingung dengan banyaknya pilihan yang ada. Mau tahu tempat wisata kuliner di Bandung yang harus dikunjungi di sela-sela waktu liburan Anda? Berikut ulasannya.

1. Paskal Food Market

Paskal Food Market
Paskal Food Market

Berlokasi di area Pasir Kaliki, dekat stasiun Bandung, Paskal Food Market mempunyai lebih dari 100 penjual makanan, mulai dari makanan khas Bandung, sampai dengan makanan internasional seperti makanan Jepang dan Korea. Dengan konsep ruangan terbuka, Anda akan dimanjakan oleh udara sejuk kota Bandung ditemani dengan makanan hangat yang nikmat.
Cukup dengan bermodalkan 10.000 Rupiah, Anda sudah bisa menikmati makanan enak yang ditawarkan di Paskal Food Market. Karena harga makanannya yang tidak mahal, Paskal Food Market sering kali dikunjungi oleh pelajar dan anak muda. Selain itu, tempat wisata kuliner ini juga dilengkapi dengan kolam keberuntungan dan suasana romantis dengan lampu dan obor yang dibuat sedemikian rupa.

2. Rumah Sosis

Rumah Sosis
Rumah Sosis

Rumah Sosis bukanlah sembarang tempat wisata kuliner di Bandung, melainkan juga merangkap sebagai salah satu tempat tujuan wisata di Bandung yang terkenal. Dengan konsep “eat, swim, play”, Rumah Sosis menawarkan sebuah tempat yang sangat cocok untuk hiburan keluarga, terutama untuk keluarga yang mempunyai anak kecil.
Sesuai dengan namanya, menu utama di Rumah Sosis adalah berbagai jenis makanan dengan bahan utama sosis. Sosis yang ditawarkan juga sangat beragam, ada sosis ayam, sapi, ikan, ada yang besar, dan juga ada yang kecil. Bagi yang tidak ingin makan sosis, tidak perlu kuatir karena tempat wisata kuliner ini juga menyediakan menu lain seperti nasi goreng, nasi liwet, chicken katsu, dan lain-lain.
Selain menyajikan makanan yang enak, Rumah Sosis juga mempunyai banyak wahana permainan yang menyenangkan, misalnya mini golf, perahu sosis, kolam renang, lorong sesat, dan lain-lain. Wahana permainan ini tidaklah gratis dan mempunyai harga yang berbeda-beda.

3. Pino Pizza

Pino Pizza
Pino Pizza

Berlokasi di Jalan Buah Batu, Pino Pizza menjual pizza, salad, dan pasta dengan harga yang bersaing dibanding dengan restoran pizza lain. Pizza yang ditawarkan di sini cukup beragam dengan harga mulai dari 45.000 Rupiah. Yang paling menarik adalah menu pizza manis yang hanya ditawarkan di Pino Pizza saja. Apa itu pizza manis?
Pizza manis adalah pizza yang topping-nya tidak berupa daging atau sayur, melainkan berupa topping manis, seperti apel dan pisang. Selain pizza, Pino Pizza juga menawarkan tuna salad, pasta carbonara, pasta aglio olio, oreo latte, dan lain-lain.

4. Cie Rasa Loom Buah Batu

Cie Rasa Loom
Cie Rasa Loom

Berlokasi di Jalan Terusan Buah Batu, Cie Rasa Loom adalah tempat wisata kuliner yang mempunyai menu andalan berupa mie Aceh. Restoran yang buka 24 jam ini didominasi oleh warna merah dan mempunyai 2 lantai dengan penerangan berupa lampu kuning. Restoran ini dimiliki oleh orang Aceh yang pandai memasak sehingga tidak perlu diragukan lagi rasanya. Nama “Cie Rasa Loom” juga mempunyai arti sendiri yaitu “coba rasakan lagi”.

5. Kampung Daun

Kampung Daun
Kampung Daun

Kampung Daun merupakan tempat wisata kuliner di Bandung yang unik. Pada saat tiba di lokasi, Anda akan langsung memasuki dunia yang berbeda, yaitu dunia dengan suasana pedesaan yang nyaman. Selain suasana tradisional, Kampung Daun juga menawarkan masakan khas Indonesia sehingga sangat cocok sekali dengan suasana yang ada.
Selain suasana pedesaan yang menenangkan jiwa, tempat wisata kuliner yang terletak di Jalan Sersan Bajuri ini juga menawarkan suasana romantis pada malam hari dengan pencahayaan yang pintar. Makanan yang dapat dipesan di restoran ini di antaranya: surabi, batagor, nasi liwet, gurame bakar, nasi timbel, bebek bakar, nasi goreng, sop buntut, nasi bakar, sampai dengan steak, iga bakar, dan es krim.

6. Iga Bakar Si Jangkung

Iga Bakar Si Jangkung
Iga Bakar Si Jangkung

Sudah pernah dengar yang namanya Iga Bakar Si Jangkung? Tempat wisata kuliner ini dinamakan demikian karena pemiliknya mempunyai tinggi badan yang jangkung (tinggi). Berlokasi di Jalan Cipaganti, warung iga tenda ini menawarkan iga yang tidak biasa. Apa yang membuatnya tidak biasa? Bila sebagian besar restoran iga akan menyajikan iga bakar dengan tulangnya, di Iga Bakar Si Jangkung Anda tidak akan menemukan tulang.
Disajikan dengan nasi hangat dan ditaburi dengan 3 pilihan taburan berupa bawang merah, cabe rawit, atau tomat, iga sapi bakar di Iga Bakar Si Jangkung sangatlah lezat. Dengan rasa daging yang manis dan gurih, rahasia dari Iga Bakar Si Jangkung adalah dagingnya yang direbus selama 3 jam dan kemudian dipanggang dan dipanaskan dengan wajan tanah liat. Pecinta iga bakar wajib mencoba iga bakar yang satu ini.

7. Nasi Kalong

Nasi Kalong
Nasi Kalong

Sesuai dengan namanya, Nasi Kalong yang berlokasi di Jalan RE Martadinata ini buka mulai dari jam 7 malam sampai dengan dini hari, sangat cocok untuk mengisi perut yang keroncongan pada malam hari. Tidak perlu takut datang ke tempat makan ini pada malam hari, karena tempat ini sangatlah ramai dengan pengunjung yang kelaparan, jangan heran bila melihat antrian yang mengular.
Menu andalan yang paling disukai di sini adalah nasi berwarna hitam dilengkapi dengan lebih dari 20 jenis lauk yang dapat dipilih sendiri seperti tahu goreng, ayam goreng madu, tumis buncis bakar, dan lain-lain. Nasi hitam yang disediakan sebenarnya adalah nasi merah yang dimasak dengan kluwek, ditambah dengan cabai, bawang merah, kepala parut goreng, daun salam, dan bumbu lainnya. BIla tidak ingin makan nasi ini, tidak perlu kuatir karena tersedia juga nasi putih.

8. Yoghurt Cisangkuy

Yoghurt Cisangkuy
Yoghurt Cisangkuy

Beralamat di Jalan Cisangkuy nomor 85, Yoghurt Cisangkuy telah menjadi tempat nongkrong yang nyaman dengan menu yang sehat. Yoghurt sendiri merupakan sebuah produk hasil olahan dari susu fermentasi yang mempunyai banyak manfaat kesehatan. Tidak seperti yoghurt pada umumnya, Yoghurt Cisangkuy menawarkan yoghurt yang tidak asam, melainkan mempunyai berbagai pilihan raasa yang enak. Bukan hanya itu saja, yoghurt ini juga disajikan dengan buah, sesuai dengan rasa yoghurt yang dipesan, jadi bila Anda memesan yoghurt rasa strawberry maka di dalam yoghurt tersebut akan ada buah strawberry juga.
Selain rasa strawberry, Yoghurt Cisangkuy juga menawarkan rasa lain seperti rasa moka, lecci, coklat, dan anggur dengan harga yang terjangkau, hanya 9.500 Rupiah saja. Selain yoghurt, Anda juga dapat memesan beberapa jenis snack hangat seperti sosis goreng, kentang goreng, somay, batagor, sate, dan lain-lain.

9. Roemah Nenek Resto Cafe

Roemah Nenek Resto Cafe
Roemah Nenek Resto Cafe

Roemah Nenek Resto Cafe adalah tempat wisata kuliner Bandung yang cukup populer. Menyajikan berbagai jenis masakan seperti chicken taragon, nasi lidah jamur, pizza bakar, pasta, sampai dengan masakan lokal. Suasana restoran ini cukup nyaman dengan nuansa rumah klasik dan udara yang sejuk khas Bandung. Restoran yang beralamat di Jalan Taman Cibeunying Selatan nomor 47 ini juga dilengkapi dengan internet gratis untuk semua pelanggan Roemah Nenek Resto Cafe.

10. Raja Rasa

Raja Rasa
Raja Rasa

Raja Rasa yang berlokasi di Jalan Setra Ria, Bandung adalah sebuah restoran seafood dan sunda yang mempunyai suasana tenang dan asri serta penuh dengan citarasa seni. Buka setiap hari dari jam 10 pagi sampai dengan jam 10 malam, Raja Rasa menawarkan berbagai menu andalan seperti kangkung hotplate, udang saos keraton, gurame bakar jimbaran, cumi goreng, krapu saus kecap, sup kepiting, kerang hijau pedas, sop iga, sampai dengan ayam bakar. Selain menu perorangan, restoran yang terletak di depan Mall Setra Sari ini juga menawarkan paket makanan yang dapat dimakan sampai dengan 4 orang.

11. The Peak

The Peak
The Peak

Berjarak sekitar 40 menit perjalanan dari pusat kota Bandung, The Peak adalah sebuah restoran yang tidak hanya menawarkan makanan enak, melainkan juga menawarkan pemandangan kota Bandung yang sangat indah. Berlokasi di ketinggian lebih dari 1200 meter, tepatnya di Jalan Desa Karyawangi, The Peak menawarkan menu masakan barat dan lokal dengan harga mulai dari 20.000 Rupiah sampai dengan lebih dari 500.000 Rupiah. Menu paling oke di restoran ini adalah steak, steak yang ditawarkan ada bermacam-macam, mulai dari sirloin, tenderloin, rib eye, sampai dengan steak kobe. Tempat makan ini sangat cocok untuk menikmati pemandangan kota Bandung dengan cara yang romantis dan mengenyangkan.

12. Atmosphere Resort Cafe

Atmosphere Resort Cafe
Atmosphere Resort Cafe

Berlokasi di tengah kota Bandung, Atmosphere Resort Cafe menawarkan pengalaman makan masakan khas Eropa, namun dengan tempat duduk lesehan. Bila Anda tidak ingin duduk lesehan, tidak perlu kuatir karena restoran berkapasitas 650 orang ini juga mempunyai meja dan kursi seperti biasa. Selain itu, terdapat juga gazebo ala Bali yang dapat Anda gunakan untuk makan bersama keluarga. Di sekitar gazebo ini Anda akan melihat banyak kolam ikan yang semakin menambah kenyamanan. Menu Atmosphere Resort Cafe yang paling favorit adalah steak.

13. The Valley Bistro Cafe

The Valley Bistro Cafe
The Valley Bistro Cafe

The Valley Bistro Cafe yang berlokasi di kawasan Dago adalah tempat wisata kuliner yang romantis di Bandung. Dengan udara yang sejuk dan pemandangan yang indah, dilengkapi dengan penerangan berupa obor dan lilin pada malam hari, menjadikan restoran ini menjadi salah satu favorit pasangan muda yang ingin mengisi perut. Perlu diingat bahwa tidak ada kendaraan umum yang menuju The Valley Bistro Cafe, sehingga Anda harus menggunakan kendaraan pribadi untuk mencapai lokasi. Harga makanan di The Valley Bistro Cafe bisa mencapai 100.000 Rupiah per porsi.

14. Sapu Lidi

Sapu Lidi
Sapu Lidi

Sapu Lidi adalah salah satu magnet wisata di daerah Lembang. Selain penginapan, Sapu Lidi juga menawarkan pengalaman makan dengan suasana pedesaan yang asri dan sejuk. Dengan tempat makan berupa saung di dekat sawah, Sapu Lidi menawarkan berbagai jenis masakan Sunda, Indonesia, sampai dengan masakan ala Eropa.

15. Maja House

Maja House
Maja House

Maja House adalah tempat wisata kuliner di Bandung yang paling disukai warga Jakarta dan sekitarnya. Selain makanan yang nikmat, restoran yang cocok untuk makan siang dan makan malam ini menawarkan keindahan alam Bandung yang sejuk dan indah dipandang mata. Restoran yang satu lokasi dengan hotel Stevie G ini tidak hanya menyediakan tempat duduk saja untuk makan, melainkan juga kasur dan selimut untuk mereka yang tidak tahan dengan dinginnya Lembang. Menu rekomendasi restoran yang beralamat di Jalan Sersan Bajuri nomor 72 ini adalah spaghetti dan steak.

Sumber:http://anekatempatwisata.com/15-tempat-wisata-kuliner-di-bandung-yang-wajib-dikunjungi/

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More